Senin, 25 Januari 2016

Kembali

Tatapan mata itu ku temukan kembali
Setelah sekian lama menghilang entah kemana
Tidak ada yang berubah
Semua masih sama seperti dulu

Tatapan matanya yang tajam itu
Seolah mengingatkanku kembali akan perasaan yang pernah ada
Tetapi entah untuk saat ini
Masih dengan perasaan yang sama atau perasaan itu sudah hilang

Mungkin hanya bertemu dengan orang yang sama
Dan tatapan mata yang sama
Tetapi belum tentu dengan hati

Ya.. banyak orang berkata "jodoh pasti bertemu", "jodoh takkan kemana"
Apapun caranya
Kalaupun berjodoh pasti akan dipersatukan kembali
Walaupun sempat menghilang cukup lama

Hanya Allah yang tahu jodoh seseorang
Saat ini aku bahagia
Bahagia bisa bertemu dengannya lagi


Kadang hati bertanya..
Mengapa dia muncul kembali, setelah sekian lama menghilang tanpa kabar
Seakan seperti orang yang tidak saling mengenal

Apakah sekarang kamu muncul kembali hanya untuk singgah sesaat dan pergi lagi?
Ataukah kamu kembali untuk tinggal selamanya?

Jujur..
Aku menyayangimu..
Sangat...

Aku berharap kamu bukan hanya singgah..
Melainkan tinggal dihati ini..
Selamanya...





By :
   Balqies Amellia Putri☆

Waktu

Waktu..
Yang mengubah segalanya didunia ini
Baik, buruk semua akan berubah
Terkadang waktu sangat kejam
Tidak bisa melihat suasana sedang senang bersama orang yang kita sayang
Semua direnggut oleh waktu

Waktu..
Yang mempertemukan dan waktu juga yang memisahkan
Mengapa waktu begitu jahat?

Waktu..
Yang memberi kesempatan untuk merasakan cinta
Dan disaat yang sama..
Waktu juga yang memberi kesempatan untuk merasakan sakit dan kehilangan

Mengapa waktu tidak bisa membiarkan kita tetap bersama orang yang kita sayang?
Mengapa semuanya harus berakhir dengan berputarnya waktu?





By:
   Balqies Amellia Putri ★

Jumat, 11 Desember 2015

Antara Dua Negara

Sosok itu selalu menghantui pikiranku
Sosok itu pula yang merubah kelabu menjadi penuh warna
Matanya yang menatap tajam
Hatiku pun penuh pertanyaan


Senyummu, bicaramu, tatapanmu
Mempunyai banyak arti yang tidak aku ketahui
Seribu pertanyaan dalam hatiku
Kau jawab dengan tatapanmu yang penuh makna


Dua negara yang penuh banyak misteri
Namun misteri itu dijawab dengan kejujuranmu
Kejujuranmu yang selama ini menjadi pertanyaan
Kejujuranmu dibalik tatapanmu




By :
   Balqies Amellia Putri (BAP)

Mata Elang Kembali



Sudah sekian lama mata itu pergi
Menghilang entah kemana
Tanpa kabar dan berita

Aku pikir mata elang itu sudah benar-benar hilang
Terbang jauh dan tertutup awan
Tidak akan mungkin untuk kembali
Untuk selamanya

Tetapi pada kenyataannya
Mata elang itu kembali
Menyapa hati yang kosong ini
Yang entah masih dengan perasaan yang sama atau tidak

Aku sendiri pun bingung
Bingung dengan perasaan saat ini
Entah apa yang harus aku lakukan
Untuk bertemu lagi dengan mata elang itu

Ya memang..
Tatapan mata itu masih sama seperti dulu
Tapi entah dengan hati
Masih seperti dulu atau tidak

Mungkin memang mata elang itu kembali
Tetapi bukan untuk hal yang sama
Atau bahkan hanya singgah sesaat
Lalu terbang dan hilang

Kalau memang mata elang itu
Bukan untukku
Mengapa harus kembali
Setelah sekian lama pergi


By :
Balqies Amellia Putri (BAP)

Hati

Bukan tentang masalah siapa berkenalan dengan siapa.
Dan bukan karena siapa bertemu dengan siapa.

Tetapi ini tentang masalah hati dan perasaan.

Mungkin diri kita ataupun logika kita bisa menolak,
jika tidak mau  bertemu ataupun berkenalan dengan seseorang.
Tapi hati?
Tidak bisa.

Walaupun kita bersihkeras tidak mau bertemu dan berkenalan dengan seseorang,
jika hati berkenan, kita tidak bisa berbuat apa-apa.
Bahkan sekalipun kita jatuh cinta dengan orang yang kita pikir tidak mungkin,
Hati pun tidak peduli.

Haruskah mencintai dalam diam tanpa diungkapkan sedikit pun?
Ataukah kita harus mundur dan menghilang?
Melupakan semua perasaan yang ada.



By :
     Balqies Amellia Putri (BAP)

Rabu, 14 Oktober 2015

5 Oktober 2004

Semua orang ga ada yang tau kapan orang yang paling kita sayang meninggalkan kita.
Kadang waktu itu kejam. Kenapa?
Karena waktu ga pernah tau kapan kita bahagia dan sedih.
Waktu berputar begitu saja, tanpa melihat keadaan sekitar.
Kenyataannya, ketika tgl 4 Oktober 2004 tepatnya 11 tahun yg lalu. Gue ga pernah tau kalau saat itu adalah saat terakhir gue melihat ayah gue. Senyumnya, wajahnya, semua tentang ayah.  Bahkan gue ga sadar kalau itu hari terakhir ayah bisa melihat dunia. Emang si ayah sakit udah 6 bulanan. Dokter bilang ayah positif leukimia. Tapi gue berharap ayah bisa sembuh dan bisa hidup sehat serta bisa anter jemput gue sekolah. Saat itu gue umur 7 tahun. Doa gue saat itu cuma 1, ayah sembuh. Gue lebih deket keayahTp ya begitulah
Hidup.                                            
Sampai akhirnya tgl 5 Oktober 2004 Allah berkehendak lain.
Mungkin Allah lebih sayang sama ayah.
Dari situlah gue memulai hidup tanpa ayah. Gue menjadi pribadi yg tertutup dan sangat pendiam.

Kadang gue suka iri melihat anak seumuran gue liburan sama ayah ibunya. Sedangkan gue liburan sama ibu dan adik tanpa ayah. 
Ya mau diapain lagi semua sudah diatur. Mungkin dibalik ini semua ada hikmahnya buat gue, ibu dan adik gue.


Ayah semoga ayah tenang ya disana. Aku disini selalu rindu denganmu ayah.
Ingin sekali aku bertemu denganmu. Tapi mungkin nanti ada waktu tersendiri untuk bertemu denganmu. Yaitu saat ajal menjemputku.
Disitulah aku bisa bertemu denganmu lagi ayah.


I LOVE YOU FATHER :')

Minggu, 02 Agustus 2015

Keajaiban

Tidak tau
Awal dari penglihatan
Tidak kenal
Awal dari pertemuan

Aku
Berawal dari aku
Dan kamu
Berawal dari kamu

Kita
Berawal dari aku dan kamu
Berawal dari penglihatan
Dan berawal dari pertemuan

Dimulai dari perjalanan singkat
Aku dan kamu saling berkenalan
Perkenalan yang tidak disengaja itu
Berakhir dengan pertemanan

Namun..
Semakin berjalannya waktu
Aku merasakan ada yang beda pada dirimu
Dirimu mempunyai pesona yang beda

Ya...
Aku mencintaimu
Itulah yang aku rasakan
Perasaan yang tidak bisa aku tebak selama ini

Dan sekarang
Aku sangat nyaman bersamamu
Aku bahagia denganmu
Aku sangat menyayangimu